Tag Archives: Torino

Hart Masih Belum Bisa Berbahasa Italia

Joe Hart yang merupakan kiper Torino, masih belum bisa berbahasa Italia dan mengatakan jika dirinya sudah ada peningkatan dalam bahasa yang sempat kesulitan memahaminya.

Penjaga gawang berusia 29 tahun itu mengaku sudah beradaptasi dalam pengucapan bahasa yang selama ini dia bermain di Italia, dan sekarang dia sudah dapat berbicara dengan rekan setimnya dalam bahasa Italia.

Meski Sulit Berbahasa Italia Hart Terus Belajar

Joe-Hart
terlihat ekspresi Hart yang merasa bahagia, timnya meraih menang

Namun, Kiper asli Inggris yang berstatus pinjaman dari Manchester City tersebut terkadang masih merasa kesulitan dalam pelafalannya.

“Saya lebih mengerti dengan melihat tulisan bahasa Italia ketimbang mengucapkannya,” ucap Hart kepada media pada akhir pekan.

“Tapi saya masih untung, dapat mengerti meski cukup beberapa ucapan dalam komunikasi di dalam atau luar lapangan. Dan saya tidak akan kembali memakai goggle translate,” ucap kiper tersebut.

Penjaga gawang yang mengantongi empat penghargaan sebagai Kiper Terbaik di Liga Primer merasa bahagia atas kepindahannya ke klub asal Italia bersama Torino pada Agustus 2016 silam.

“Memang sepakbola terkadang bisa membuat gila. Namun, saya terus belajar untuk bisa menemukan jalan keluar dari situasi,” ucap Hart.

“Sekarang ini, saya merasa sangat nyaman berada di kota ini dan bersama dengan rekan setim yang begitu banyak fans fantastis disini,” kata kiper berumur 29 tahun.

Sepanjang musim ini, Hart bermain bersama Torino telah tercatat lima kali clean sheet dalam 17 laga di kompetisi Serie A dan memiliki peluang untuk bisa membawa tiket ke ajang bergengsi Liga Eropa.

Meski tim yang dibelanya berda di peringkat ke-8 klasemen sementara Seri A, yang memperoleh 29 poin Il Toro hanya berselisih tujuh poin dari AC Milan, yang akan menuju ajang Benua Biru.

Hart Curahkan Hatinya di Torino

Joe Hart
Hart yang meminta kepada rekan setimnya untuk bisa bermain dengan santai

Joe Hart yang kini masih membela Torino telah mengatakan bahwa dirinya masih betah bersama klub yang dia bela. Penjaga gawang itu pun juga menyatakan, dia tidak lagi menggunakan penerjamahaan sebagai alat bantu untuk dapat bisa mengerti apa yang pelatih instruksikan.

“Saya dapat mengerti lebih banyak dibandingkan saya ucapkan. Meski hanya beberapa bahasa untuk bisa berkomunikasi di lapangan. Namun saya sudah tidak memakai google translate,itu janji saya,” tutur Hart yang tertulis di situs bola.

Hart yang bermain bersama Torino dengan status pinjaman dari klub asal Inggris Manchester City. Dibawah kepemimpinan Pep Guardiola, Hart memang tidak masuk dalam rencana sang pelatih yang lebih memilih Claudio Bravo sebagai penjaga gawang utama.

Pemain berkewarganegaraan itu sempat merasa pusing. Wajar saja, karena Hart yang membela City sangat lama. Total, dia telah bermain selama 10 musim bersama tim yang dijuluki The Sky Blues.

Dengan pengalaman yang dimilikinya, Hart mengatakan bahwa keadaannya saat ini terasa sangat menyenangkan. Dia mencurahkan hatinya, bahwa kepindahannya ke klub asal Italia Torino suatu hal yang normal.

“Disini sudah menjadi bagian dari diri saya. Yang tidak habis dipikir, jika sepak bola bisa membuat gila dan saya telah mempelajari apa yang terjadi pada diri saya. Saat ini, saya bermain bersama Torino adalah suatu hal yang wajar,” tutup Hart.

Hart akan terus berusaha untuk bisa mengantarkan Torino bermain di Liga Eropa musim ini. Yang terutama adalah segi bahasa yang masih kurang ketika berkomunikasi dengan rekan setimnya.